Perbedaan Siacoin dan Toncoin: Siacoin diperdagangkan di Rp11,05 (kapitalisasi pasar Rp622,83M, volume 24 jam Rp75,22M), sedangkan Toncoin diperdagangkan di Rp28.611 (kapitalisasi pasar Rp79,51T, volume 24 jam Rp788,67M). Perbedaan utamanya: Toncoin jauh lebih besar — sekitar 127,7× kapitalisasi pasar Siacoin, dan suplai beredar Siacoin 56B SC dibanding 2,7B TON milik Toncoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Siacoin selama 58 Hari dan Toncoin selama 48 Hari.
| SC | TON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp622,83M | Rp79,51T |
Volume (24h) | Rp75,22M | Rp788,67M |
Suplai yang Beredar | 56B SC | 2,7B TON |
Typical Hold Time | 58 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →The Open Network (TON) adalah Layer-1 Proof-of-Stake (PoS) yang terdiri dari TON Blockchain, TON Virtual Machine, TON Payment, TON DNS, TON Storage, dan TON Sites. TON menggunakan protokol Byzantine Fault Tolerance yang disebut 'Catchain Consensus' untuk mencapai konsensus jaringan, pembuatan blok, dan validasi transaksi.
Selengkapnya di halaman TON →