Perbedaan Siacoin dan ssv.network: Siacoin diperdagangkan di Rp11,07 (kapitalisasi pasar Rp621,42M, volume 24 jam Rp75,73M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.791 (kapitalisasi pasar Rp586,82M, volume 24 jam Rp110,71M). Perbedaan utamanya: Siacoin dan ssv.network berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Siacoin 56B SC dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Siacoin selama 58 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| SC | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp621,42M | Rp586,82M |
Volume (24h) | Rp75,73M | Rp110,71M |
Suplai yang Beredar | 56B SC | 16M SSV |
Typical Hold Time | 58 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →