Perbedaan Siacoin dan Subsquid: Siacoin diperdagangkan di Rp11,1 (kapitalisasi pasar Rp622,57M, volume 24 jam Rp75,69M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp547,82 (kapitalisasi pasar Rp557M, volume 24 jam Rp70,43M). Perbedaan utamanya: Siacoin dan Subsquid berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Subsquid dibatasi (1B / 1,3B SQD (76%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Siacoin selama 58 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| SC | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp622,57M | Rp557M |
Volume (24h) | Rp75,69M | Rp70,43M |
Suplai yang Beredar | 56B SC | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
Subsquid (SQD) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp556,03, di bawah pivot point Rp539, mencerminkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp562,74 juta dengan sirkulasi 76% dari total supply 1,3 juta SQD. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan risiko dominan dengan momentum bearish yang kuat, meskipun RSI mendekati oversold mungkin memberikan peluang bounce teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor harus memantau level support kritis di Rp490 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →