Perbedaan Saros dan Venom: Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: Venom jauh lebih besar — sekitar 14,1× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Saros 3,7B / 10B SAROS (38%) dibanding 988,9M / 8B VENOM (13%) milik Venom. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Saros selama 23 Hari dan Venom selama 24 Hari.
| SAROS | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp24,09M | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp10,4M | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 3,7B / 10B SAROS (38%) | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 24 Hari |
Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →