Perbedaan The Sandbox dan STBL: The Sandbox diperdagangkan di Rp882,14 (kapitalisasi pasar Rp2,58T, volume 24 jam Rp262,24M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp417,69 (kapitalisasi pasar Rp290,92M, volume 24 jam Rp42,02M). Perbedaan utamanya: The Sandbox jauh lebih besar — sekitar 8,9× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai STBL dibatasi (700M / 10B STBL (8%)), sedangkan The Sandbox terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan The Sandbox selama 119 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| SAND | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,58T | Rp290,92M |
Volume (24h) | Rp262,24M | Rp42,02M |
Suplai yang Beredar | 2,9B SAND | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 119 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SAND saat ini diperdagangkan di Rp880,48 dengan kapitalisasi pasar Rp2,6T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages. Token ini berada di zona support kritis dengan level kunci di Rp858 (S1) dan Rp872 (PP), sementara resistance terdekat di Rp894 (R1). RSI menunjukkan kondisi netral tanpa tekanan jual atau beli berlebihan. Hold time rata-rata 119 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah di antara investor.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish jangka pendek. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support Rp858, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level tersebut yang dapat memicu penurunan lebih dalam menuju Rp821. Volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang masih rapuh menjadi faktor pengawasan ketat.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SAND adalah game dunia virtual berbasis blockchain yang memungkinkan pemain untuk mendapatkan cryptocurrency untuk bermain game. Sandbox menciptakan platform terdesentralisasi untuk komunitas game yang berkembang dengan menggabungkan organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) dan non-fungible token (NFT).
Selengkapnya di halaman SAND →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →