Perbedaan Saga dan Onyxcoin: Saga diperdagangkan di Rp227,68 (kapitalisasi pasar Rp94,43M, volume 24 jam Rp151,2M), sedangkan Onyxcoin diperdagangkan di Rp53,7 (kapitalisasi pasar Rp2,09T, volume 24 jam Rp50,06M). Perbedaan utamanya: Onyxcoin jauh lebih besar — sekitar 22,1× kapitalisasi pasar Saga, dan suplai Onyxcoin dibatasi (39,1B / 68,9B XCN (57%)), sedangkan Saga terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Saga selama 40 Hari dan Onyxcoin selama 10 Hari.
| SAGA | XCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp94,43M | Rp2,09T |
Volume (24h) | Rp151,2M | Rp50,06M |
Suplai yang Beredar | 416,5M SAGA | 39,1B / 68,9B XCN (57%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →