Perbedaan Saga dan xMoney: Saga diperdagangkan di Rp227,32 (kapitalisasi pasar Rp94,89M, volume 24 jam Rp154,42M), sedangkan xMoney diperdagangkan di Rp136,05 (kapitalisasi pasar Rp98,35M, volume 24 jam Rp327,35M). Perbedaan utamanya: Saga dan xMoney berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai xMoney dibatasi (704,1M / 1B UTK (71%)), sedangkan Saga terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Saga selama 40 Hari dan xMoney selama 49 Hari.
| SAGA | UTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp94,89M | Rp98,35M |
Volume (24h) | Rp154,42M | Rp327,35M |
Suplai yang Beredar | 416,5M SAGA | 704,1M / 1B UTK (71%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 49 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →xMoney (sebelumnya bernama Utrust) didesain sebagai solusi untuk masalah yang mengakibatkan rendahnya penggunaan mata uang kripto sebagai metode pembayaran, terlebih keamanan platform pembayaran yang kurang berkembang dan biaya yang relatif tinggi. Tujuan utama dari platform ini adalah untuk membangun sistem yang mengizinkan transaksi kripto cepat dan efisien dengan biaya rendah, sehingga merchant dapat menjangkau audiens pemegang kripto yang lebih luas. Platform ini juga mengizinkan pembeli untuk melakukan pembelian secara aman sambil menawarkan juga pilihan untuk refund, serta melindungi para penjual dari volatilitas pasar kripto yang tinggi.
Selengkapnya di halaman UTK →