Perbedaan Saga dan Telcoin: Saga diperdagangkan di Rp229,88 (kapitalisasi pasar Rp95,21M, volume 24 jam Rp88,5M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp37,52 (kapitalisasi pasar Rp3,59T, volume 24 jam Rp19,13M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 37,7× kapitalisasi pasar Saga, dan suplai Telcoin dibatasi (96,1B / 100B TEL (97%)), sedangkan Saga terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Saga selama 40 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| SAGA | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp95,21M | Rp3,59T |
Volume (24h) | Rp88,5M | Rp19,13M |
Suplai yang Beredar | 416,5M SAGA | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →