Perbedaan Saga dan TAC Protocol: Saga diperdagangkan di Rp227,32 (kapitalisasi pasar Rp94,89M, volume 24 jam Rp154,42M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,63 (kapitalisasi pasar Rp228,48M, volume 24 jam Rp25,01M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Saga, dan suplai beredar Saga 416,5M SAGA dibanding 4,7B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Saga selama 40 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| SAGA | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp94,89M | Rp228,48M |
Volume (24h) | Rp154,42M | Rp25,01M |
Suplai yang Beredar | 416,5M SAGA | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 40 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →