Perbedaan Sonic dan Taiko: Sonic diperdagangkan di Rp461,32 (kapitalisasi pasar Rp1,33T, volume 24 jam Rp135,76M), sedangkan Taiko diperdagangkan di Rp1.399 (kapitalisasi pasar Rp283,4M, volume 24 jam Rp131,84M). Perbedaan utamanya: Sonic jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Taiko, dan suplai Taiko dibatasi (201,9M / 1B TAIKO (21%)), sedangkan Sonic terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sonic selama 31 Hari dan Taiko selama 6 Hari.
| S | TAIKO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,33T | Rp283,4M |
Volume (24h) | Rp135,76M | Rp131,84M |
Suplai yang Beredar | 2,9B S | 201,9M / 1B TAIKO (21%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sonic adalah platform Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk mendukung developer dengan infrastruktur yang tangguh serta insentif menarik untuk proyek DeFi. Dengan lebih dari 10.000 TPS dan waktu konfirmasi di bawah satu detik, Sonic berkontribusi pada masa depan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Selengkapnya di halaman S →Taiko adalah ZK-Rollup setara Ethereum yang sepenuhnya open-source dan permissionless, dirancang untuk men-scalekan Ethereum secara native. Platform ini menawarkan pengalaman serupa Ethereum sambil menjaga desentralisasi penuh—siapa pun dapat menjalankan node, proposer, atau prover Taiko tanpa kontrol terpusat. Taiko memanfaatkan Ethereum block builders untuk menyusun blok dan transaksi, mendesentralisasi set sequencer sekaligus mewarisi keamanan dan jaminan liveness dari layer dasar. Jaringan ini mendukung lebih dari 100 proyek di berbagai sektor, termasuk DeFi, Gaming, media sosial, infrastruktur, dan tooling.
Selengkapnya di halaman TAIKO →