Perbedaan Sonic dan SuperVerse: Sonic diperdagangkan di Rp461,03 (kapitalisasi pasar Rp1,33T, volume 24 jam Rp135,76M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.559 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M). Perbedaan utamanya: Sonic lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai SuperVerse dibatasi (640,2M / 1.000M SUPER (65%)), sedangkan Sonic terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sonic selama 31 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| S | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,33T | Rp996,13M |
Volume (24h) | Rp135,76M | Rp64,19M |
Suplai yang Beredar | 2,9B S | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sonic adalah platform Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk mendukung developer dengan infrastruktur yang tangguh serta insentif menarik untuk proyek DeFi. Dengan lebih dari 10.000 TPS dan waktu konfirmasi di bawah satu detik, Sonic berkontribusi pada masa depan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Selengkapnya di halaman S →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →