Perbedaan Reserve Rights dan XDC Network: Reserve Rights diperdagangkan di Rp21,07 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp55,02M), sedangkan XDC Network diperdagangkan di Rp478,37 (kapitalisasi pasar Rp10,06T, volume 24 jam Rp64,22M). Perbedaan utamanya: XDC Network jauh lebih besar — sekitar 7,7× kapitalisasi pasar Reserve Rights, dan suplai Reserve Rights dibatasi (62,6B / 100B RSR (63%)), sedangkan XDC Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Reserve Rights selama 44 Hari dan XDC Network selama 35 Hari.
| RSR | XDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,3T | Rp10,06T |
Volume (24h) | Rp55,02M | Rp64,22M |
Suplai yang Beredar | 62,6B / 100B RSR (63%) | 21B XDC |
Typical Hold Time | 44 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →XDC Network adalah blockchain kompatibel EVM yang dirancang untuk trade finance dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dengan konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS), jaringan ini menghadirkan transaksi cepat, aman, dan skalabel. Sistem Layer-2 subnet memungkinkan pengguna meluncurkan side chain yang independen dan menjaga privasi, sekaligus mewarisi keamanan mainnet XDC, sehingga ideal bagi pemerintah, institusi keuangan, dan bisnis yang membutuhkan lingkungan blockchain khusus.
Selengkapnya di halaman XDC →