Perbedaan Oasis Network dan Walrus: Oasis Network diperdagangkan di Rp97,89 (kapitalisasi pasar Rp771,24M, volume 24 jam Rp34,79M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp381,36 (kapitalisasi pasar Rp955,76M, volume 24 jam Rp85,83M). Perbedaan utamanya: Walrus lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Oasis Network 7,9B / 10B ROSE (80%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Oasis Network selama 60 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| ROSE | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp771,24M | Rp955,76M |
Volume (24h) | Rp34,79M | Rp85,83M |
Suplai yang Beredar | 7,9B / 10B ROSE (80%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 60 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Oasis Network (ROSE) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp92.967 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi moving averages. Token ini memiliki sirkulasi 80% dari total supply 10 juta ROSE dengan rata-rata hold time 60 hari. Market cap mencapai Rp750,56 juta menunjukkan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dalam ekosistem crypto.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko turun menuju support Rp88, namun ADX mengindikasikan tren kuat yang bisa dimanfaatkan trader. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi khas crypto kecil dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem Oasis Network untuk meningkatkan utilitas token.
Walrus (WAL) saat ini diperdagangkan pada Rp377,19 dengan kapitalisasi pasar Rp947,31 juta, menunjukkan kondisi pasar bearish yang kuat berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta WAL dengan 51% sudah beredar. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages memberikan sinyal jual 13-0, sementara indikator osilator berada di zona netral. Hold time rata-rata 24 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp396 jika terjadi akumulasi, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor harus waspada terhadap volatilitas crypto dan memantau level support kunci untuk sinyal reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →