Perbedaan Oasis Network dan Turtle: Oasis Network diperdagangkan di Rp95 (kapitalisasi pasar Rp750,56M, volume 24 jam Rp25,68M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp777,02 (kapitalisasi pasar Rp120,27M, volume 24 jam Rp18,65M). Perbedaan utamanya: Oasis Network jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai beredar Oasis Network 7,9B / 10B ROSE (80%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Oasis Network selama 60 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| ROSE | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp750,56M | Rp120,27M |
Volume (24h) | Rp25,68M | Rp18,65M |
Suplai yang Beredar | 7,9B / 10B ROSE (80%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 60 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →