Perbedaan Ronin dan Tezos: Ronin diperdagangkan di Rp887,46 (kapitalisasi pasar Rp684,68M, volume 24 jam Rp16,02M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp3.512 (kapitalisasi pasar Rp3,84T, volume 24 jam Rp76,15M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Ronin, dan suplai Ronin dibatasi (772,4M / 1B RONIN (78%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ronin selama 53 Hari dan Tezos selama 98 Hari.
| RONIN | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp684,68M | Rp3,84T |
Volume (24h) | Rp16,02M | Rp76,15M |
Suplai yang Beredar | 772,4M / 1B RONIN (78%) | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 53 Hari | 98 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Ronin adalah blockchain EVM yang khusus dibuat untuk gaming. Diluncurkan oleh Sky Mavis, pencipta Web3 Axie Infinity yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari $1.3 miliar, Ronin adalah satu-satunya blockchain yang terbukti dapat menyesuaikan skala sebuah game untuk menampung jutaan pengguna aktif harian dan telah memproses lebih dari $4 miliar volume NFT. Ronin dioptimalkan untuk transaksi hampir instan dan biaya yang sangat rendah yang memungkinkan jutaan transaksi dalam game terjadi dengan lancar, menjadikannya pilihan utama untuk game Web3.
Selengkapnya di halaman RONIN →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →