Perbedaan Ronin dan Venom: Ronin diperdagangkan di Rp887,51 (kapitalisasi pasar Rp685,72M, volume 24 jam Rp16,55M), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: Ronin jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Venom, dan suplai beredar Ronin 772,4M / 1B RONIN (78%) dibanding 988,9M / 8B VENOM (13%) milik Venom. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ronin selama 53 Hari dan Venom selama 24 Hari.
| RONIN | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp685,72M | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp16,55M | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 772,4M / 1B RONIN (78%) | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 53 Hari | 24 Hari |
Ronin adalah blockchain EVM yang khusus dibuat untuk gaming. Diluncurkan oleh Sky Mavis, pencipta Web3 Axie Infinity yang telah menghasilkan pendapatan lebih dari $1.3 miliar, Ronin adalah satu-satunya blockchain yang terbukti dapat menyesuaikan skala sebuah game untuk menampung jutaan pengguna aktif harian dan telah memproses lebih dari $4 miliar volume NFT. Ronin dioptimalkan untuk transaksi hampir instan dan biaya yang sangat rendah yang memungkinkan jutaan transaksi dalam game terjadi dengan lancar, menjadikannya pilihan utama untuk game Web3.
Selengkapnya di halaman RONIN →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →