Perbedaan Roam dan Plasma: Roam diperdagangkan di Rp157,9 (kapitalisasi pasar Rp56,2M, volume 24 jam Rp139,61M), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.573 (kapitalisasi pasar Rp4,1T, volume 24 jam Rp1,39T). Perbedaan utamanya: Plasma jauh lebih besar — sekitar 73× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai Roam dibatasi (356M / 1B ROAM (36%)), sedangkan Plasma terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Roam selama 6 Hari dan Plasma selama 25 Hari.
| ROAM | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp56,2M | Rp4,1T |
Volume (24h) | Rp139,61M | Rp1,39T |
Suplai yang Beredar | 356M / 1B ROAM (36%) | 2,6B XPL |
Typical Hold Time | 6 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →