Perbedaan Roam dan Nano: Roam diperdagangkan di Rp216,05 (kapitalisasi pasar Rp77,53M, volume 24 jam Rp18,45M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.635 (kapitalisasi pasar Rp894,63M, volume 24 jam Rp2,6M). Perbedaan utamanya: Nano jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar Roam 359,4M / 1B ROAM (36%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Roam selama 6 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| ROAM | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp77,53M | Rp894,63M |
Volume (24h) | Rp18,45M | Rp2,6M |
Suplai yang Beredar | 359,4M / 1B ROAM (36%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →