Perbedaan Roam dan HumidiFi: Roam diperdagangkan di Rp215,96 (kapitalisasi pasar Rp77,62M, volume 24 jam Rp18,47M), sedangkan HumidiFi diperdagangkan di Rp1.229 (kapitalisasi pasar Rp210,93M, volume 24 jam Rp53,55M). Perbedaan utamanya: HumidiFi jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar Roam 359,4M / 1B ROAM (36%) dibanding 170,7M / 1B WET (18%) milik HumidiFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Roam selama 6 Hari dan HumidiFi selama 7 Hari.
| ROAM | WET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp77,62M | Rp210,93M |
Volume (24h) | Rp18,47M | Rp53,55M |
Suplai yang Beredar | 359,4M / 1B ROAM (36%) | 170,7M / 1B WET (18%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →HumidiFi adalah DEX terbesar di Solana berdasarkan volume, memproses lebih dari $1 miliar per hari dan mencatat sekitar 35% aktivitas spot di jaringan. Sebagai “prop AMM”, platform ini menggabungkan eksekusi on-chain dengan logika market-making institusional untuk menghadirkan spread lebih ketat, likuiditas lebih dalam, dan eksekusi lebih optimal dibandingkan DEX atau CEX pada umumnya.
Selengkapnya di halaman WET →