Perbedaan Roam dan Tria: Roam diperdagangkan di Rp215,64 (kapitalisasi pasar Rp77,62M, volume 24 jam Rp18,47M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp150,09 (kapitalisasi pasar Rp323,95M, volume 24 jam Rp36,35M). Perbedaan utamanya: Tria jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar Roam 359,4M / 1B ROAM (36%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Roam selama 6 Hari dan Tria selama 4 Hari.
| ROAM | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp77,62M | Rp323,95M |
Volume (24h) | Rp18,47M | Rp36,35M |
Suplai yang Beredar | 359,4M / 1B ROAM (36%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →