Perbedaan Roam dan TAC Protocol: Roam diperdagangkan di Rp217,48 (kapitalisasi pasar Rp78,18M, volume 24 jam Rp15,32M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp49,3 (kapitalisasi pasar Rp233,75M, volume 24 jam Rp23,12M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai Roam dibatasi (359,4M / 1B ROAM (36%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Roam selama 6 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| ROAM | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp78,18M | Rp233,75M |
Volume (24h) | Rp15,32M | Rp23,12M |
Suplai yang Beredar | 359,4M / 1B ROAM (36%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 6 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ROAM saat ini diperdagangkan pada Rp182,807 dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages dan ADX, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought. Pivot point kunci berada di Rp193 dengan support kuat di Rp182. Market cap mencapai Rp65,42 juta dengan supply terbatas 1 juta token dan sirkulasi 36%.
Outlook jangka pendek bullish namun perlu hati-hati karena volatilitas tinggi dan RSI overbought. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan ketergantungan pada sentimen pasar crypto secara keseluruhan tanpa perkembangan fundamental signifikan terbaru.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp50,595 dengan kapitalisasi pasar Rp235,59 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini menghadapi tekanan jual dengan support kunci di Rp48–50 dan resistance di Rp52–55. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, namun tidak ada update fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish dan volume perdagangan terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor harus memantau perkembangan protokol dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →