Perbedaan Roam dan Sky: Roam diperdagangkan di Rp216 (kapitalisasi pasar Rp78,19M, volume 24 jam Rp18,52M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp952,68 (kapitalisasi pasar Rp22,32T, volume 24 jam Rp172,2M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 285,5× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar Roam 359,4M / 1B ROAM (36%) dibanding 23,4B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Roam selama 6 Hari dan Sky selama 15 Hari.
| ROAM | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp78,19M | Rp22,32T |
Volume (24h) | Rp18,52M | Rp172,2M |
Suplai yang Beredar | 359,4M / 1B ROAM (36%) | 23,4B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →