Perbedaan Roam dan Saros: Roam diperdagangkan di Rp215,94 (kapitalisasi pasar Rp77,6M, volume 24 jam Rp18,45M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M). Perbedaan utamanya: Roam jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Roam 359,4M / 1B ROAM (36%) dibanding 3,7B / 10B SAROS (38%) milik Saros. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Roam selama 6 Hari dan Saros selama 23 Hari.
| ROAM | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp77,6M | Rp24,09M |
Volume (24h) | Rp18,45M | Rp10,4M |
Suplai yang Beredar | 359,4M / 1B ROAM (36%) | 3,7B / 10B SAROS (38%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →