Perbedaan iExec RLC dan TAC Protocol: iExec RLC diperdagangkan di Rp4.741 (kapitalisasi pasar Rp412,07M, volume 24 jam Rp26,62M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,59 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M). Perbedaan utamanya: iExec RLC lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai iExec RLC dibatasi (87M / 87M RLC (100%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iExec RLC selama 35 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| RLC | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp412,07M | Rp226,79M |
Volume (24h) | Rp26,62M | Rp25,27M |
Suplai yang Beredar | 87M / 87M RLC (100%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 35 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →