Perbedaan iExec RLC dan SUPRA: iExec RLC diperdagangkan di Rp4.746 (kapitalisasi pasar Rp413,53M, volume 24 jam Rp26,84M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,03 (kapitalisasi pasar Rp99,2M, volume 24 jam Rp5,25M). Perbedaan utamanya: iExec RLC jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar iExec RLC 87M / 87M RLC (100%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iExec RLC selama 35 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| RLC | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp413,53M | Rp99,2M |
Volume (24h) | Rp26,84M | Rp5,25M |
Suplai yang Beredar | 87M / 87M RLC (100%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →