Perbedaan Rootstock Infrastructure Framework dan Zora: Rootstock Infrastructure Framework diperdagangkan di Rp2.341 (kapitalisasi pasar Rp2,36T, volume 24 jam Rp182,8M), sedangkan Zora diperdagangkan di Rp124,43 (kapitalisasi pasar Rp559,92M, volume 24 jam Rp344,73M). Perbedaan utamanya: Rootstock Infrastructure Framework jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Zora, dan suplai beredar Rootstock Infrastructure Framework 1B / 1B RIF (100%) dibanding 4,5B / 10B ZORA (45%) milik Zora. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Rootstock Infrastructure Framework selama 13 Hari dan Zora selama 13 Hari.
| RIF | ZORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,36T | Rp559,92M |
Volume (24h) | Rp182,8M | Rp344,73M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B RIF (100%) | 4,5B / 10B ZORA (45%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
RIF memungkinkan pemegangnya berpartisipasi dalam tata kelola RootsotckCollective, sebuah DAO yang mendukung dan memberi penghargaan kepada proyek yang dibangun di atas Bitcoin menggunakan Rootstock. RIF yang dipertaruhkan dalam DAO (stRIF) berfungsi sebagai token tata kelola, memberikan anggota hak untuk memperoleh hadiah dalam bentuk Bitcoin dan RIF. Inisiatif yang sedang berjalan mencakup program hibah terdesentralisasi dan CollectiveRewards.
Selengkapnya di halaman RIF →Zora adalah protokol media desentralisasi dan pasar NFT yang dibangun di atas Ethereum Layer 2 menggunakan OP Stack. Platform ini memungkinkan kreator untuk mencetak, menjual, dan menampilkan NFT secara langsung di blockchain, menawarkan platform terbuka dan transparan untuk konten digital. Zora bertujuan memberdayakan kreator dengan menyediakan alat untuk monetisasi dan keterlibatan komunitas, membuka era baru media on-chain.
Selengkapnya di halaman ZORA →