Perbedaan Rootstock Infrastructure Framework dan Tensor: Rootstock Infrastructure Framework diperdagangkan di Rp2.364 (kapitalisasi pasar Rp2,38T, volume 24 jam Rp184,01M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp599,6 (kapitalisasi pasar Rp295,24M, volume 24 jam Rp191,04M). Perbedaan utamanya: Rootstock Infrastructure Framework jauh lebih besar — sekitar 8,1× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai Rootstock Infrastructure Framework dibatasi (1B / 1B RIF (100%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Rootstock Infrastructure Framework selama 13 Hari dan Tensor selama 34 Hari.
| RIF | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,38T | Rp295,24M |
Volume (24h) | Rp184,01M | Rp191,04M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B RIF (100%) | 487,8M TNSR |
Typical Hold Time | 13 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
RIF memungkinkan pemegangnya berpartisipasi dalam tata kelola RootsotckCollective, sebuah DAO yang mendukung dan memberi penghargaan kepada proyek yang dibangun di atas Bitcoin menggunakan Rootstock. RIF yang dipertaruhkan dalam DAO (stRIF) berfungsi sebagai token tata kelola, memberikan anggota hak untuk memperoleh hadiah dalam bentuk Bitcoin dan RIF. Inisiatif yang sedang berjalan mencakup program hibah terdesentralisasi dan CollectiveRewards.
Selengkapnya di halaman RIF →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →