Perbedaan Renzo dan MyShell: Renzo diperdagangkan di Rp49,65 (kapitalisasi pasar Rp423,53M, volume 24 jam Rp69,07M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,71 (kapitalisasi pasar Rp145,78M, volume 24 jam Rp81,13M). Perbedaan utamanya: Renzo jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Renzo 8,6B / 10B REZ (86%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Renzo selama 52 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| REZ | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,53M | Rp145,78M |
Volume (24h) | Rp69,07M | Rp81,13M |
Suplai yang Beredar | 8,6B / 10B REZ (86%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 52 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Renzo adalah Token Liquid Restaking (LRT) dan Manajer Strategi untuk EigenLayer. Renzo adalah interface untuk ekosistem EigenLayer yang mengamankan Actively Validated Services (AVS) dan menawarkan yield yang lebih tinggi daripada staking ETH. Protokol ini mengabstraksi semua kompleksitas dari pengguna akhir dan memungkinkan kolaborasi yang mudah antara pengguna dan operator node EigenLayer.
Selengkapnya di halaman REZ →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →