Perbedaan Request dan STBL: Request diperdagangkan di Rp921,71 (kapitalisasi pasar Rp736,02M, volume 24 jam Rp15,21M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp407,73 (kapitalisasi pasar Rp284,61M, volume 24 jam Rp21,76M). Perbedaan utamanya: Request jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai STBL dibatasi (700M / 10B STBL (8%)), sedangkan Request terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Request selama 38 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| REQ | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp736,02M | Rp284,61M |
Volume (24h) | Rp15,21M | Rp21,76M |
Suplai yang Beredar | 796,7M REQ | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Token Request (REQ), diluncurkan pada tahun 2017, memastikan kinerja dan stabilitas jaringan Rquest. Jaringan Request itu sendiri adalah sistem pembayaran terdesentralisasi berbasis Ethereum di mana dan siapa pun dapat meminta pembayaran dan menerima uang melalui cara yang aman.
Selengkapnya di halaman REQ →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →