Perbedaan RedStone dan 0x Protocol: RedStone diperdagangkan di Rp1.526 (kapitalisasi pasar Rp733,65M, volume 24 jam Rp29,8M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.387 (kapitalisasi pasar Rp1,18T, volume 24 jam Rp67,27M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar RedStone 479M / 1B RED (48%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RedStone selama 14 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| RED | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp733,65M | Rp1,18T |
Volume (24h) | Rp29,8M | Rp67,27M |
Suplai yang Beredar | 479M / 1B RED (48%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 137 Hari |
RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →