Perbedaan RedStone dan Tezos: RedStone diperdagangkan di Rp1.973 (kapitalisasi pasar Rp885,08M, volume 24 jam Rp59,29M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp4.102 (kapitalisasi pasar Rp4,49T, volume 24 jam Rp134,71M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar RedStone, dan suplai RedStone dibatasi (448,9M / 1B RED (45%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RedStone selama 13 Hari dan Tezos selama 97 Hari.
| RED | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp885,08M | Rp4,49T |
Volume (24h) | Rp59,29M | Rp134,71M |
Suplai yang Beredar | 448,9M / 1B RED (45%) | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 13 Hari | 97 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →