Perbedaan RedStone dan Turtle: RedStone diperdagangkan di Rp1.527 (kapitalisasi pasar Rp729,51M, volume 24 jam Rp36,99M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp773,53 (kapitalisasi pasar Rp119,57M, volume 24 jam Rp15,91M). Perbedaan utamanya: RedStone jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai beredar RedStone 478M / 1B RED (48%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RedStone selama 14 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| RED | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp729,51M | Rp119,57M |
Volume (24h) | Rp36,99M | Rp15,91M |
Suplai yang Beredar | 478M / 1B RED (48%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 12 Hari |
RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →