Perbedaan RedStone dan Tensor: RedStone diperdagangkan di Rp1.530 (kapitalisasi pasar Rp732,36M, volume 24 jam Rp29,76M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp566,14 (kapitalisasi pasar Rp298,73M, volume 24 jam Rp76,69M). Perbedaan utamanya: RedStone jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai RedStone dibatasi (479M / 1B RED (48%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RedStone selama 14 Hari dan Tensor selama 35 Hari.
| RED | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp732,36M | Rp298,73M |
Volume (24h) | Rp29,76M | Rp76,69M |
Suplai yang Beredar | 479M / 1B RED (48%) | 526,9M TNSR |
Typical Hold Time | 14 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →