Perbedaan RedStone dan Theta Network: RedStone diperdagangkan di Rp1.973 (kapitalisasi pasar Rp882,77M, volume 24 jam Rp59,06M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.656 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp103,32M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar RedStone, dan suplai beredar RedStone 448,9M / 1B RED (45%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RedStone selama 13 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| RED | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp882,77M | Rp2,63T |
Volume (24h) | Rp59,06M | Rp103,32M |
Suplai yang Beredar | 448,9M / 1B RED (45%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →