Perbedaan RedStone dan MyShell: RedStone diperdagangkan di Rp1.966 (kapitalisasi pasar Rp882,77M, volume 24 jam Rp59,06M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp370,19 (kapitalisasi pasar Rp150,9M, volume 24 jam Rp68,25M). Perbedaan utamanya: RedStone jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar RedStone 448,9M / 1B RED (45%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RedStone selama 13 Hari dan MyShell selama 20 Hari.
| RED | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp882,77M | Rp150,9M |
Volume (24h) | Rp59,06M | Rp68,25M |
Suplai yang Beredar | 448,9M / 1B RED (45%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →