Perbedaan RedStone dan Saros: RedStone diperdagangkan di Rp1.861 (kapitalisasi pasar Rp836,38M, volume 24 jam Rp43,86M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp7,85 (kapitalisasi pasar Rp27,67M, volume 24 jam Rp11,81M). Perbedaan utamanya: RedStone jauh lebih besar — sekitar 30,2× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar RedStone 450M / 1B RED (45%) dibanding 3,5B / 10B SAROS (36%) milik Saros. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RedStone selama 13 Hari dan Saros selama 21 Hari.
| RED | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp836,38M | Rp27,67M |
Volume (24h) | Rp43,86M | Rp11,81M |
Suplai yang Beredar | 450M / 1B RED (45%) | 3,5B / 10B SAROS (36%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →