Perbedaan Raydium dan 0x Protocol: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,37T, volume 24 jam Rp234,3M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.576 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp88,17M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar 0x Protocol, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan 0x Protocol selama 135 Hari.
| RAY | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,37T | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp234,3M | Rp88,17M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 135 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.568 dengan kapitalisasi pasar Rp3,36 triliun. Sinyal teknis netral dengan moving averages bullish namun oscillators netral. Token berada di zona support kritis dengan RSI menunjukkan kondisi netral. Volume perdagangan mencapai Rp1 triliun setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta integrasi tokenisasi saham SpaceX di platform Raydium.
Outlook netral dengan potensi upside jika bertahan di atas support Rp12.174. Peluang utama dari adopsi ekosistem Solana dan listing exchange besar, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual di level resistance Rp12.854 perlu diwaspadai.
ZRX (0x Protocol) diperdagangkan di Rp1.578 dengan kapitalisasi pasar Rp1,34 triliun. Sinyal teknis netral dengan indikator moving average bearish, namun RSI menunjukkan kondisi netral. Harga saat ini berada di dekat support S1 (Rp1.565) dengan resistance terdekat di R1 (Rp1.633). Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang breakout jika harga mampu menembus resistance R1, namun risiko volatilitas tinggi tetap ada mengingat sinyal teknis yang beragam. Investor perlu memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem 0x Protocol untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →