Perbedaan Raydium dan 0x Protocol: Raydium diperdagangkan di Rp11.213 (kapitalisasi pasar Rp3,02T, volume 24 jam Rp121,65M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.376 (kapitalisasi pasar Rp1,17T, volume 24 jam Rp67,22M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar 0x Protocol, dan suplai beredar Raydium 269,5M / 555M RAY (49%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| RAY | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,02T | Rp1,17T |
Volume (24h) | Rp121,65M | Rp67,22M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 137 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp11.527, menunjukkan sinyal teknis campuran antara indikator bearish dan netral. Token ini baru saja mencapai tonggak penting dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, memperluas aksesibilitas global. Posisi teknis saat ini berada di antara support Rp11.143 dan resistance Rp11.329, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi netral.
Outlook jangka pendek netral dengan potensi upside terbatas mengingat sinyal teknis yang beragam. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
ZRX saat ini diperdagangkan di Rp1.394 dengan kapitalisasi pasar Rp1,19T, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak meskipun osilator netral. Token ini mendekati level support kunci di Rp1.402 dengan tekanan jual dominan. Tidak ada pembaruan protokol besar yang dilaporkan, namun sirkulasi token mencapai 85% dengan waktu rata-rata holding 137 hari, mengindikasikan komitmen jangka panjang sebagian pemegang.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat, sementara risiko utama termasuk tekanan bearish berkelanjutan dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem 0x Protocol untuk konfirmasi arah tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →