Perbedaan Raydium dan Zebec Network: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp232,09M), sedangkan Zebec Network diperdagangkan di Rp39,73 (kapitalisasi pasar Rp3,96T, volume 24 jam Rp181,94M). Perbedaan utamanya: Zebec Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 100B / 100B ZBCN (100%) milik Zebec Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Zebec Network selama 8 Hari.
| RAY | ZBCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,36T | Rp3,96T |
Volume (24h) | Rp232,09M | Rp181,94M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 100B / 100B ZBCN (100%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Zebec Network adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan aliran pembayaran dan transaksi keuangan secara berkelanjutan dan real-time. Teknologi ini memodernisasi penggajian, investasi, dan langganan secara otomatis. ZBCN adalah token tata kelola dan utilitas untuk keamanan jaringan, biaya, serta hak suara.
Selengkapnya di halaman ZBCN →