Perbedaan Raydium dan Verge: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M), sedangkan Verge diperdagangkan di Rp38,32 (kapitalisasi pasar Rp635,29M, volume 24 jam Rp35,8M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Verge, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 16,5B / 16,5B XVG (100%) milik Verge. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Verge selama 11 Hari.
| RAY | XVG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,36T | Rp635,29M |
Volume (24h) | Rp228,92M | Rp35,8M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 16,5B / 16,5B XVG (100%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Verge adalah mata uang kripto yang dirancang untuk menjaga privasi. Bertujuan untuk menjadi versi lebih cepat dan efisien dari blockchain Bitcoin, Verge berfokus pada transaksi yang aman dan privat. Verge menambahkan fitur privasi tambahan, seperti penggunaan jaringan Tor di wallet-nya (vergePay) dan memungkinkan pengguna untuk mengirim uang ke alamat tersembunyi (stealth address).
Selengkapnya di halaman XVG →