Perbedaan Raydium dan Tether Gold: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp232,09M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp73.249.554 (kapitalisasi pasar Rp44,72T, volume 24 jam Rp2,39T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 13,3× kapitalisasi pasar Raydium, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Tether Gold terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Tether Gold selama 37 Hari.
| RAY | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,36T | Rp44,72T |
Volume (24h) | Rp232,09M | Rp2,39T |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 24 Hari | 37 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →