Perbedaan Raydium dan WINkLink: Raydium diperdagangkan di Rp11.419 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp116,55M), sedangkan WINkLink diperdagangkan di Rp0,5604 (kapitalisasi pasar Rp561,04M, volume 24 jam Rp46,18M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar WINkLink, dan suplai beredar Raydium 269,5M / 555M RAY (49%) dibanding 993,7B / 993,7B WIN (100%) milik WINkLink. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan WINkLink selama 60 Hari.
| RAY | WIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,05T | Rp561,04M |
Volume (24h) | Rp116,55M | Rp46,18M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 993,7B / 993,7B WIN (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →WINkLink adalah proyek oracle terdesentralisasi yang berjalan pada jaringan TRON. WINkLink memastikan keamanan seluruh prosedur eksekusi kontrak pintar, termasuk memperoleh data dari sumber off-chain.
Selengkapnya di halaman WIN →