Perbedaan Raydium dan Terra USD: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,42T, volume 24 jam Rp239,1M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp100,59 (kapitalisasi pasar Rp560,37M, volume 24 jam Rp12,25M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| RAY | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,42T | Rp560,37M |
Volume (24h) | Rp239,1M | Rp12,25M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 56 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.312 dengan kapitalisasi pasar Rp3,34T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. Token ini mengalami momentum positif dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta inovasi perdagangan tokenisasi saham SpaceX di Solana. Sirkulasi token mencapai 49% dengan waktu hold rata-rata 24 hari, menunjukkan distribusi yang sehat.
Outlook: Potensi rebound dari level support Rp11.714 dengan momentum listing exchange besar, namun tekanan bearish dari moving averages perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan ketergantungan pada ekosistem Solana. Peluang terletak pada adopsi DEX yang meningkat dan integrasi produk keuangan tradisional.
Terra USD (USTC) saat ini diperdagangkan di Rp100.729 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Kapitalisasi pasar sebesar Rp559,48 juta mencerminkan likuiditas terbatas. Tidak ada berita atau perkembangan protokol terkini yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Peluang terbatas pada perdagangan jangka pendek di sekitar level support, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan kurangnya perkembangan fundamental yang mendorong adopsi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →