Perbedaan Raydium dan Useless Coin: Raydium diperdagangkan di Rp11.419 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp115,25M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp633,27 (kapitalisasi pasar Rp632,1M, volume 24 jam Rp91,6M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Useless Coin, dan suplai beredar Raydium 269,5M / 555M RAY (49%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| RAY | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,05T | Rp632,1M |
Volume (24h) | Rp115,25M | Rp91,6M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →