Perbedaan Raydium dan Ondo US Dollar Yield: Raydium diperdagangkan di Rp12.535 (kapitalisasi pasar Rp3,35T, volume 24 jam Rp235M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.577 (kapitalisasi pasar Rp38,96T, volume 24 jam Rp6,7M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 11,6× kapitalisasi pasar Raydium, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 18 Hari.
| RAY | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,35T | Rp38,96T |
Volume (24h) | Rp235M | Rp6,7M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 24 Hari | 18 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.568 dengan kapitalisasi pasar Rp3,36 triliun. Sinyal teknis netral dengan moving averages bullish namun oscillators netral. Token berada di zona support kritis dengan RSI menunjukkan kondisi netral. Volume perdagangan mencapai Rp1 triliun setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta integrasi tokenisasi saham SpaceX di platform Raydium.
Outlook netral dengan potensi upside jika bertahan di atas support Rp12.174. Peluang utama dari adopsi ekosistem Solana dan listing exchange besar, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual di level resistance Rp12.854 perlu diwaspadai.
USDY menunjukkan momentum bullish dengan harga saat ini Rp20.573 dan kapitalisasi pasar Rp38,96T. Sinyal teknis bullish didukung oleh moving averages yang kuat (13 buy vs 0 sell), meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought. Token ini memiliki hold time rata-rata 18 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam periode analisis.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap kondisi overbought dan volatilitas crypto. Peluang utama terletak pada trend bullish yang berkelanjutan, sementara risiko termasuk koreksi teknis dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →