Perbedaan Raydium dan Toncoin: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,38T, volume 24 jam Rp234,53M), sedangkan Toncoin diperdagangkan di Rp28.611 (kapitalisasi pasar Rp79,51T, volume 24 jam Rp788,67M). Perbedaan utamanya: Toncoin jauh lebih besar — sekitar 23,5× kapitalisasi pasar Raydium, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Toncoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Toncoin selama 48 Hari.
| RAY | TON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,38T | Rp79,51T |
Volume (24h) | Rp234,53M | Rp788,67M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 2,7B TON |
Typical Hold Time | 24 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
Toncoin saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp79,51 triliun dengan supply yang beredar 2,7 juta TON. Tren jangka pendek menunjukkan volatilitas tinggi, sementara jangka panjang bergantung pada adopsi ekosistem TON. Tidak ada update protokol utama yang dilaporkan baru-baru ini. Hold time rata-rata 48 hari mengindikasikan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas crypto yang tinggi. Peluang utama terletak pada potensi pertumbuhan ekosistem TON, namun investor harus waspada terhadap tekanan regulasi dan likuiditas yang terbatas di beberapa exchange.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →The Open Network (TON) adalah Layer-1 Proof-of-Stake (PoS) yang terdiri dari TON Blockchain, TON Virtual Machine, TON Payment, TON DNS, TON Storage, dan TON Sites. TON menggunakan protokol Byzantine Fault Tolerance yang disebut 'Catchain Consensus' untuk mencapai konsensus jaringan, pembuatan blok, dan validasi transaksi.
Selengkapnya di halaman TON →