Perbedaan Raydium dan Toncoin: Raydium diperdagangkan di Rp11.211 (kapitalisasi pasar Rp3,02T, volume 24 jam Rp118,5M), sedangkan Toncoin diperdagangkan di Rp28.611 (kapitalisasi pasar Rp79,51T, volume 24 jam Rp788,67M). Perbedaan utamanya: Toncoin jauh lebih besar — sekitar 26,3× kapitalisasi pasar Raydium, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Toncoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan Toncoin selama 49 Hari.
| RAY | TON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,02T | Rp79,51T |
Volume (24h) | Rp118,5M | Rp788,67M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 2,7B TON |
Typical Hold Time | 25 Hari | 49 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp11.527, menunjukkan sinyal teknis campuran antara indikator bearish dan netral. Token ini baru saja mencapai tonggak penting dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, memperluas aksesibilitas global. Posisi teknis saat ini berada di antara support Rp11.143 dan resistance Rp11.329, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi netral.
Outlook jangka pendek netral dengan potensi upside terbatas mengingat sinyal teknis yang beragam. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
Toncoin menunjukkan kapitalisasi pasar yang signifikan sebesar Rp79,51 triliun dengan supply yang relatif rendah 2,7 juta TON, mengindikasikan valuasi token yang tinggi. Hold time rata-rata 49 hari mencerminkan holding pattern jangka menengah di kalangan investor. Tanpa data harga terkini, analisis teknis terbatas namun posisi pasar tetap kuat dalam ekosistem kripto.
Outlook Toncoin didukung fundamental jaringan yang solid namun memerlukan pemantauan ketat volatilitas kripto. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko mencakup volatilitas tinggi dan tekanan regulasi sektor kripto yang terus berubah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →The Open Network (TON) adalah Layer-1 Proof-of-Stake (PoS) yang terdiri dari TON Blockchain, TON Virtual Machine, TON Payment, TON DNS, TON Storage, dan TON Sites. TON menggunakan protokol Byzantine Fault Tolerance yang disebut 'Catchain Consensus' untuk mencapai konsensus jaringan, pembuatan blok, dan validasi transaksi.
Selengkapnya di halaman TON →