Perbedaan Raydium dan SuperVerse: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.559 (kapitalisasi pasar Rp998,16M, volume 24 jam Rp62,08M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar SuperVerse, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| RAY | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,36T | Rp998,16M |
Volume (24h) | Rp228,92M | Rp62,08M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →