Perbedaan Raydium dan SubQuery Network: Raydium diperdagangkan di Rp11.211 (kapitalisasi pasar Rp3,02T, volume 24 jam Rp118,5M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 92× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| RAY | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,02T | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp118,5M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 25 Hari | 3 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp11.527, menunjukkan sinyal teknis campuran antara indikator bearish dan netral. Token ini baru saja mencapai tonggak penting dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, memperluas aksesibilitas global. Posisi teknis saat ini berada di antara support Rp11.143 dan resistance Rp11.329, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi netral.
Outlook jangka pendek netral dengan potensi upside terbatas mengingat sinyal teknis yang beragam. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
SubQuery Network (SQT) menunjukkan kapitalisasi pasar yang relatif kecil sebesar Rp32,83 juta dengan supply yang beredar 3,3 juta token. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis jangka pendek. Hold time rata-rata yang singkat, 3 hari, mengindikasikan aktivitas perdagangan jangka pendek yang tinggi di kalangan pemegang token.
Outlook keseluruhan menunjukkan aset dengan likuiditas terbatas dan eksposur pasar yang rendah. Peluang utama terletak pada adopsi jaringan yang lebih luas, namun risiko signifikan mencakup volatilitas tinggi karena kapitalisasi pasar kecil dan kurangnya data perdagangan terkini untuk penilaian yang akurat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →