Perbedaan Raydium dan Scroll: Raydium diperdagangkan di Rp11.213 (kapitalisasi pasar Rp3T, volume 24 jam Rp111,03M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp354,88 (kapitalisasi pasar Rp67,64M, volume 24 jam Rp30,43M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 44,4× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Raydium 269,5M / 555M RAY (49%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| RAY | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3T | Rp67,64M |
Volume (24h) | Rp111,03M | Rp30,43M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp11.213, mendekati level pivot Rp11.203. Token ini menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages meski oscillators netral. Volume perdagangan telah melampaui Rp1 triliun setelah listing di Robinhood dan Revolut, meningkatkan aksesibilitas global. RAY menjadi platform DEX terbesar di Solana dengan likuiditas on-chain yang signifikan.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati karena tekanan teknis, namun fundamental kuat dengan adopsi yang berkembang. Peluang utama terletak pada integrasi tokenisasi aset tradisional seperti SpaceX IPO, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan regulator crypto tetap menjadi perhatian.
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan di Rp355,95 dengan kapitalisasi pasar Rp67,7 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknikal. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta SCR dengan 19% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 26 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan 11 sinyal bearish versus 2 bullish.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support level Rp318-347, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau ketat level support kunci untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →