Perbedaan Raydium dan Scallop: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,38T, volume 24 jam Rp234,53M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp167,75 (kapitalisasi pasar Rp27,38M, volume 24 jam Rp6,76M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 123,4× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 163,5M / 250M SCA (66%) milik Scallop. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Scallop selama 13 Hari.
| RAY | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,38T | Rp27,38M |
Volume (24h) | Rp234,53M | Rp6,76M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 163,5M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.312 dengan kapitalisasi pasar Rp3,34T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. Token ini mengalami momentum positif dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta inovasi perdagangan tokenisasi saham SpaceX di Solana. Sirkulasi token mencapai 49% dengan waktu hold rata-rata 24 hari, menunjukkan distribusi yang sehat.
Outlook: Potensi rebound dari level support Rp11.714 dengan momentum listing exchange besar, namun tekanan bearish dari moving averages perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan ketergantungan pada ekosistem Solana. Peluang terletak pada adopsi DEX yang meningkat dan integrasi produk keuangan tradisional.
Scallop (SCA) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp166,62 dan market cap Rp27,19 juta. Token menunjukkan tekanan jual dominan pada moving averages meski RSI mendekati oversold. Sirkulasi token mencapai 66% dengan rata-rata hold time 13 hari. Berita terbaru menunjukkan SCA termasuk dalam ETF autocallable GraniteShares yang fokus pada aset kripto, namun ini merupakan konteks ekuitas tradisional.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, sementara risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual teknikal yang kuat. Investor harus memantau ketat level support kunci di Rp145-Rp151.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →