Perbedaan Raydium dan THORChain: Raydium diperdagangkan di Rp11.213 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp117,28M), sedangkan THORChain diperdagangkan di Rp7.564 (kapitalisasi pasar Rp2,55T, volume 24 jam Rp44,2M). Perbedaan utamanya: Raydium lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Raydium 269,5M / 555M RAY (49%) dibanding 338,2M / 354,2M RUNE (96%) milik THORChain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan THORChain selama 47 Hari.
| RAY | RUNE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,04T | Rp2,55T |
Volume (24h) | Rp117,28M | Rp44,2M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 338,2M / 354,2M RUNE (96%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 47 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp11.527, menunjukkan sinyal teknis campuran antara indikator bearish dan netral. Token ini baru saja mencapai tonggak penting dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, memperluas aksesibilitas global. Posisi teknis saat ini berada di antara support Rp11.143 dan resistance Rp11.329, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi netral.
Outlook jangka pendek netral dengan potensi upside terbatas mengingat sinyal teknis yang beragam. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci.
THORChain (RUNE) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp7.555, didukung oleh sinyal teknis yang mayoritas jual. Meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, rata-rata bergerak dan ADX mengindikasikan tekanan jual yang kuat. Token ini telah mencapai 96% dari suplai maksimumnya, menunjukkan tingkat sirkulasi yang tinggi dengan rata-rata waktu tahan 47 hari. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini, namun ekosistem terus berkembang dengan fokus pada pertukaran aset lintas rantai.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari posisi oversold jangka pendek dan adopsi protokol yang berkelanjutan, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual teknis, risiko likuiditas di pasar kripto, dan dinamika regulasi yang terus berubah yang dapat mempengaruhi harga token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →THORCHain adalah protokol likuiditas terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menukar aset cryptocurrency di berbagai jaringan tanpa kehilangan kustodi penuh atas aset mereka dalam prosesnya. Dengan THORChain, pengguna cukup menukar satu aset dengan aset lainnya dalam keadaan permissionless, tanpa perlu bergantung pada order book untuk sumber likuiditas. Token utilitas asli dari platform THORChain adalah RUNE.
Selengkapnya di halaman RUNE →